Alys Rivers (Gayle Rankin), dasar kamu memang licik. Bukan hanya seorang penyihir, tetapi selama ini kamu juga menyembunyikan sekumpulan telur naga dari semua orang!
Dalam House of the Dragon Season 3 episode 6, Alys mengungkapkan kepada Aemond Targaryen (Ewan Mitchell) bahwa dirinya selama ini menjaga lima telur naga, yang kini terlihat berwarna abu-abu, menyerupai batu, dan tidak dapat menetas. Begitu melihat telur-telur tersebut, Aemond berbisik, “Dreamfyre.” Nama itu merujuk pada naga biru yang pernah ditunggangi Ratu Rhaena Targaryen, saudara perempuan Raja Jaehaerys, sekaligus bibi buyut Viserys (Paddy Considine) dan Daemon (Matt Smith).
Kini, Dreamfyre ditunggangi oleh Helaena (Phia Saban), meskipun naga tersebut hingga saat ini belum pernah muncul dalam serial.
Kehadiran telur-telur naga milik Dreamfyre di Harrenhal menjadi sesuatu yang berbeda dari kisah dalam Fire and Blood karya George R.R. Martin, yang tidak banyak membahas awal hubungan Alys dan Aemond. Namun, keberadaan telur naga di Harrenhal masih sesuai dengan lore yang terdapat dalam Fire and Blood.
Di Mana Dreamfyre Meletakkan Telur-Telurnya?
Dreamfyre merupakan salah satu naga yang sangat subur. Sepanjang hidupnya, naga tersebut setidaknya menghasilkan tiga kelompok telur. Salah satu kelompok telur diletakkan di Fair Isle dan kemudian menjadi incaran sejumlah bangsawan. Bahkan keluarga Lannister sempat menawarkan diri untuk membelinya. Namun, Rhaena menolak tawaran tersebut.
Dreamfyre menjadikan Dragonstone sebagai sarangnya. Setelah Rhaena meninggal dunia, naga tersebut kemudian tinggal di Dragonpit, King’s Landing. Namun, di antara kedua periode tersebut, seperti yang disebutkan Alys dalam serial, Dreamfyre memang pernah berada di Harrenhal.
Perhatikan bagaimana Alys berbicara seolah-olah mengetahui hal tersebut berdasarkan pengalaman pribadi. Hal ini mengisyaratkan bahwa usia Alys mungkin jauh lebih tua—dan memiliki hubungan dengan dunia lain—daripada yang selama ini terlihat.
Selama berada di Harrenhal, mengingat kesuburan Dreamfyre dan keberadaannya di sana, sangat mungkin naga tersebut pernah meletakkan telur di lokasi tersebut berdasarkan lore dalam buku.
Namun, hal yang kini jauh lebih menarik adalah apa yang akan dilakukan House of the Dragon terhadap telur-telur tersebut. Apakah hubungan Aemond dan Alys benar-benar dapat memicu lahirnya generasi naga baru?
Jika keduanya memiliki anak, mungkinkah sang anak memiliki ikatan dengan salah satu telur tersebut? Lagi pula, telur-telur itu terlihat seperti batu, sehingga kemungkinan tersebut tampaknya kecil. Namun, Alys memiliki banyak trik yang belum diketahui. Karena itu, kemungkinan telur naga tersebut menetas sepertinya tidak bisa sepenuhnya dikesampingkan.
Meski demikian, jika hal tersebut terjadi, ceritanya akan sangat berbeda dari kanon Fire and Blood.
Kemungkinan lainnya, Alys sebenarnya sedang memanipulasi Aemond. Ia bisa saja memancing Aemond dengan janji tentang keberadaan naga-naga baru ketika Vhagar sedang tidak berada di sana.
Kemungkinan besar, situasinya merupakan kombinasi dari kedua hal tersebut. Alys ingin mengembalikan kekuatan dan unsur magis ke Harrenhal sesuai dengan keinginannya, dan ia melihat jalan menuju tujuan tersebut melalui Aemond yang sedang berada dalam kondisi rentan.
Satu hal yang pasti, dengan diperkenalkannya telur-telur naga tersebut serta perjalanan Alicent Hightower (Olivia Cooke) menuju kastel paling terkutuk di Westeros, House of the Dragon sedang mengarahkan cerita menuju sebuah konfrontasi besar di Harrenhal.
Dan kali ini, pertarungan tersebut berpotensi berlangsung sangat berbeda dari apa yang terjadi dalam buku.











Leave a Reply